Entahlah apakah hal ini penting, atau tidak. Karena saya selalu mengabaikan pertanyaan dari salah satu teman kampus saya yang bertanya “apakah kamu percaya dengan teori Darwin??? Yang mengatakan kalau nenek moyang kita berasal dari Kera???” dan saya menjawab tidak tanpa ada penjelasan lebih lanjut tentang jawaban saya. Dan yang membuat saya tertegun ketika membaca salah satu buku yang saya pinjam dari teman saya “sebenarnya nggak terlalu niat baca itu buku” tapi mencoba untuk memaksakan, alhasil membuat saya tertegun “ The Hidden History; Menguak Konspirasi yang Mengguncang Dunia, 2011”.
Apakah harus menyalahkan sejarah, atau mencoba mempercayai sebuah konspirasi evolusi yang di lontarkan oleh Darwin. Dalam sejarah yang diajarkan di bangku sekolah mengenai manusia purba dan membentuk sebuah pemikiran bahwa nenek moyang manusia berasal dari kera???? So What?? Sangat membingungkan, bukankan dalam agama yang saya anut Adam adalah manusia pertama. Untung saja buku ini saya baca sekarang, andai saja saya membacanya pada saat SMP mungkin saya akan punya banyak pertanyaan kepada guru sejarah saya pada waktu itu!!
Baiklah, sekarang berbicara masalah teori Evolusi Darwin…. Kalau nggak salah teori dia yang lain makhluk hidup dapat bertahan hidup karena dapat bersaing dengan makhluk hidup yang lain… “yahhhh kurang lebih seperti itulah…..” em… dan teori dia mengindahkan keberadaan Tuhan.
Menurut Harun yahya “dalam Ancaman Global Freemasonry” dia beranggapan bahwa teori evolusi Darwin tidak memiliki bobot teori ilmiah, tetapi lebih berupa ungkapan doktrin naturalis (kaum yang meyakini alam terbentuk dengan sendirinya dari benda mati tanpa intervensi Tuhan) yang memandang alam memiliki daya penciptaan. Harun Yahya menyatakan bahwa teori evolusi yang dipaparkan Darwin hanyalah pengembangan dari teori-teori sesat Masonry yang hendak menyingkirkan agama dari kehidupan manusia. Dapat dikatakan bahwa Darwin hanya mengadaptasi ilmu yang diwariskan sang kakek, Erasmus Darwin seorang Imam besar Mason dari Loji Canongate yang terkenal di Edinburg, Skotlandia. Erasmus Darwin adalah nama penting dalam organisasi-organisasi anti agama di kalangan Masonik Eropa. Orang-orang Masonry menyatakan bahwa alam (benda mati) adalah pencipta kehidupan yang sesungguhnya. Dengan kata lain, kehidupan itu berawal dari satu sel dan mencapai tahapannya saat ini sebagai hasil dari berbagai perubahan dan evolusi.
Harun Yahya menyebutkan teori evolusi adalah ciptaan Masonry yang berniat mencucui otak semua umat beragama, akan tetapi kita juga bisa melihat bahwa kemungkinan besar teori tersebut salah. Gagasan Yahudi menguasai dunia melalui Darwinisme dan lain-lain sesuai protocol Zion sebenarnya tidak pernah ada. Akan tetapi, konspirasi teori evolusi bisa jadi benar-benar nyata jika kita melihat bahwa begitu banyak ilmuwan yang rela menggunakan fosil-fosil palsu untuk mendukung teori evolusi mereka.
Sedikit menyentil tentang sebuah pengadilan besar terkait dengan perdebatan apakah manusia pertama adalah kera atau Adam. Perdebatan antara ilmu pengetahuan dan agama ini terjadi di Tennessee, Amerika Serikat. Tajuknya, Pengadilan Scope pada 1925. Jika kita mendengarkan isi Pengadilan Scope, dan kita termasuk dalam orang-orang skeptis, kita mungkin akan geli sendiri, karena pengadilan Scope yang dilaksanakan di Dayton, Tennessee, pada 1925 menjadi pertandingan antara kelompok kreasionis melawan kelompok naturalis. Kelompok kreasionis, pembela penciptaan manusia secara langsung yang merujuk Alkitab, sementara itu kelompok naturalis, yang melandaskan diri pada bukti-bukti adanya manusia purba yang sudah ditemukan, yang menolak pendapat Alkitab, terdiri dari berbagai ilmuwan yang siap membeberkan bukti bahwa ilmu pengetahuan lebih rasional daripada agama. Di Tennessee, awalnya diterapkan Undang-Undang Butler yang isinya melarang siapapun mengajarkan teori evolusi ke depan khalayak ramai, tujuannya agar anak-anak Kristen tidak dicekoki pengetahuan yang bertentangan dengan Alkitab.
Saatnya berbicara masalah bukti bukti tentang kebenaran keberadaan manusia Purba. Pada tahun 1912, dunia antropologi diberi hadiah mengejutkan dari Piltdown, bagian selatan Inggris seorang ahli fosil bernama Charles Dawson memamerkan potongan-potongan rahang, dua gigi geraham, dan potongan tengkorak kepala manusia purba. Dawson berkesimpulan bahwa manusia purba temuannya memiliki otak yang ukurannya dua per tiga otak manusia modern dan rahang yang mirip simpanse, bahkan, dengan melihat ukuran tengkorak dan rahang. Dawson menambahkan bahwa manusia purba yang diberi nama Piltdown Man ini adalah missing link yang selama ini dicara-cari dan penghubung antara kera dan manusia. Namun kebenaran terus terkuak, pada November 1953, The Times mempublikasikan bukti yang dikumpulkan oleh Kenneth Page Oakley, mereka menyebutkan bahwa manusia Piltdown hanyalah rekayasa, fosil yang ditemukan Dawson tak lebih dari pengumpulan tiga fosil dari makhluk yang berbeda. Pertama ada tulang manusia dari abad pertengahan. Kedua, rahang bawah orang utan Sarawak yang berusia 500 tahun. Ketiga, Gigi Simpanse.
Itu Manusia purba yang berasal dari Inggris, terus bagaimana nasib manusia purba yang terdapat di Indonesia apakah semuanya juga rekayasa????........... pada 1891, Dr. Eugene Dubois, seorang dokter Angkatan Perang Belanda yang ditempatkan di Jawa. Menemukan bagian atas tengkorak kepala, potongan-potongan fosil tulang paha, dan beberapa gigi graham yang diklaimnya sebagai fosil manusiaKera dari Jawa atau lebih dikenal sebagai Pithecanthropus Erectus (manusia kera yang berdiri tegak). Tentu saja penemuan Dubois ini sangat menghebohkan, namun berita menyakitkan untuk para evolusionis datang, berita tersebut datang dari Dubois sendiri, menjelang akhir hayatnya, Dubois mengatakan bahwa tulang-tulang itu adalah tulang gibbon raksasa.
Teragis memang kalau sejarah bisa diputar balikkan menjadi sebuah kebohongan. Dengan adanya hal ini apakah masih bisa percaya dengan sejarah??? Mau tidak mau setiap sejarah memang harus kita ketahui tapi mencari sejarah yang memang benar benar murni apakah masih ada???? Dan apakah kita masih percaya dengan teori Evolusi Darwin??? Semoga saja ini bisa menjawab sedikit kebingungan dari kebingungan tentang teori Evolusi Darwin. Memang konspirasi ada dimana mana.